MANADO, TS – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) serta Walikota dan Wakil Walikota Manado tinggal menghitung hari. Aparatur Sipil Negara (ASN) pun dituntut menjaga netralitas menghadapi kontestasi ini. Profesionalitas serta tidak berpihak pada salah satu calon harus dijunjung tinggi supaya tercipta Pilkada yang benar-benar berintegritas.
Mengawal ini, Kepala Kelurahan (Lurah) di Kota Manado pun dibekali soal netralitas oleh Bawaslu. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana Pilkada yang benar-benar bersih dari praktek yang tidak diinginkan.
Selama dua hari, di Hotel Amaris Manado, Lurah se Kota Manado ini dibekali. Adapun, Bawaslu Kota Manado menghadirkan Narasumber yang berkompeten, antara lain, Pjs. Walikota Manado, Perwakilan Polres Manado, Badan Intelijen Negara, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Manado serta Bawaslu Manado sendiri.
Ketua Bawaslu Manado, Brilliant Maengko dalam sambutan penutupnya mengutip kata Bung Karno
berharap Pemilu (Pilkada 2024) bukan sarana pemecah bela, tapi pemilu adalah sarana mempersatukan bangsa.
Dirinya pun berharap, melalui Lurah se Kota Manado, Pilkada dapat tercipta dengan baik. Adapun Maengko berharap para lurah dapat turut serta mensukseskan Pilkada di Kota Manado.
“Kita bersama-sama sukseskan Pilkada di Kota Manado,” Ujarnya.
Sementara itu, Maengko pun tak lupa berterima kasih atas support dari para Lurah menopang kerja pengawasan dari Bawaslu. Dirinya mengakui bahwa, partisipasi aktif Lurah sangat membantu jajaran Bawaslu misalnya dalam pemenuhan data yang dibutuhkan.
“Terima kasih bapak-ibu Lurah atas support sampai pada tahapan ini,” Ujar Maengko. (Falen)







