Dukung Kebijakan Gubernur Yulius Selvanus, Louis Schramm: Pembatasan HP di Sekolah Selamatkan Generasi Muda Sulut

SULUT, TS – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Louis Schramm, menyatakan dukungan penuh terhadap instruksi terbaru Gubernur Yulius Selvanus terkait pembatasan penggunaan telepon seluler (HP) di lingkungan sekolah. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah berani dan tepat sasaran dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bumi Nyiur Melambai.

Louis Schramm, yang juga Ketua Fraksi Gerindra, menyebut bahwa kebijakan Gubernur ini lahir dari keprihatinan mendalam terhadap merosotnya konsentrasi belajar dan interaksi sosial siswa akibat ketergantungan pada gadget.

Menurut Louis, langkah yang diambil Gubernur Yulius Selvanus sejalan dengan visi besar pemerintah dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang disiplin dan berdaya saing tinggi.

“Kami di DPRD, khususnya Fraksi Gerindra, mengapresiasi ketegasan Pak Gubernur Yulius Selvanus. Ini bukan sekadar larangan, tapi upaya proteksi terhadap mental dan masa depan anak-anak kita. Sekolah harus kembali menjadi tempat diskusi dan literasi, bukan sekadar tempat bermain media sosial,” ujar Louis.

Louis merinci beberapa poin krusial mengapa kebijakan Gubernur ini perlu dikawal oleh seluruh lapisan masyarakat:

Peningkatan Fokus Belajar: Tanpa gangguan notifikasi, siswa dapat menyerap materi pelajaran secara maksimal.
Kesehatan Mental & Karakter: Mengurangi risiko cyberbullying di lingkungan sekolah dan melatih kedisiplinan sejak dini.
Interaksi Nyata: Mendorong siswa untuk kembali aktif berkomunikasi secara langsung dengan guru dan rekan sebaya.

Menindaklanjuti kebijakan Gubernur tersebut, Louis meminta Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara untuk segera menurunkan petunjuk teknis yang jelas ke sekolah-sekolah agar tidak terjadi salah tafsir di lapangan.

“Kebijakan Pak Gubernur ini sangat mulia. Kami meminta pihak sekolah dan orang tua murid bersinergi. Komunikasi darurat antara anak dan orang tua tetap bisa difasilitasi melalui pihak sekolah, jadi tidak ada alasan untuk menolak aturan yang bertujuan baik ini,” tambahnya.

Sebagai mitra kerja pemerintah, Louis menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan kebijakan ini berjalan efektif di seluruh kabupaten/kota di bawah kewenangan provinsi.

“Gubernur Yulius Selvanus telah meletakkan standar baru dalam kedisiplinan pendidikan. Tugas kami di parlemen adalah memastikan kebijakan ini didukung secara anggaran dan regulasi agar kualitas pendidikan kita melompat lebih tinggi,” tutup politisi yang dikenal vokal ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *