SULUT, TS – Jajaran Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 DPRD Sulawesi Utara melakukan peninjauan langsung ke kantor pusat Bank SulutGo (BSG).
Kunjungan lapangan ini dilakukan demi mengevaluasi secara mendalam performa bisnis badan usaha milik daerah tersebut.
Dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Raski Mokodompit, agenda ini sekaligus menjadi kunjungan resmi pertama para legislator sejak BSG menempati gedung kantor pusat barunya.
Saat membuka pertemuan, perwakilan Komisi I DPRD Sulut menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk melihat dari dekat potret capaian riil Bank SulutGo sepanjang tahun buku 2025.
“Paling tidak, kami ingin mendengar langsung bagaimana kinerja ‘Torang pe Bank’ selama tahun 2025,” ungkap salah satu anggota pansus.
Dalam kesempatan itu, pihak Pansus menggarisbawahi pentingnya keterbukaan data, terutama menyangkut kontribusi BSG dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sejauh mana efektivitas manajemen baru dalam mengejar target korporasi. Kunjungan ini diharapkan mampu melahirkan data yang lebih utuh terkait perolehan dividen, pertumbuhan total aset, hingga taktik pengelolaan kredit perusahaan.
Kehadiran rombongan wakil rakyat ini disambut hangat oleh jajaran top manajemen Bank SulutGo. Tampak hadir Direktur Utama Revino Pepah, Komisaris Utama Vicky Lumentut, Direktur Kepatuhan Mutesa Holdin, serta Direktur Dana dan Treasury Rudianto Katili.
Di hadapan Pansus, Revino Pepah memaparkan secara detail potret rapor hijau BSG selama tahun 2025, yang mencakup realisasi dividen, ekspansi aset, sumbangsih terhadap PAD, hingga dinamika penyaluran kredit kepada masyarakat.
Adapun anggota Pansus yang ikut serta dalam peninjauan ini di antaranya Louis Schramm, Paula Runtuwene, Remly Kandoli, Nick Adicipta Lomban, Roy Roring, Mulyadi Paputungan, dan Jeane Laluyan.






