SULUT, TS – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Hillary Tuwo, memberikan apresiasi khusus kepada Gubernur Yulius Selvanus atas langkah cepat Pemerintah Provinsi dalam melakukan perbaikan di ruas Jalan Ir. Soekarno, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Perbaikan jalan yang menjadi urat nadi transportasi di wilayah Minahasa Utara ini dinilai sebagai jawaban konkret pemerintah terhadap keluhan masyarakat dan pengguna jalan yang selama ini terganggu oleh kerusakan di beberapa titik.
Hillary Tuwo, yang merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Minahasa Utara dan Bitung, menyatakan bahwa Jalan Ir. Soekarno bukan hanya sekadar akses transportasi, melainkan jalur strategis bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di wilayah penyangga.
”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Yulius Selvanus. Perbaikan Jalan Ir. Soekarno ini adalah hal yang sangat dinantikan masyarakat. Ini membuktikan bahwa pemerintah provinsi sangat responsif terhadap kondisi infrastruktur yang mendesak di lapangan,” ujar Hillary.
Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menambahkan bahwa dengan dimulainya pengaspalan dan perbaikan drainase di ruas tersebut, risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.
Beberapa poin penting dari realisasi perbaikan ini menurut Hillary:
- Kelancaran Logistik: Mempercepat mobilitas barang dari dan menuju wilayah Minut-Manado-Bitung.
- Estetika Kawasan: Menjaga marwah Jalan Ir. Soekarno sebagai salah satu ikon infrastruktur di Minahasa Utara.
- Respons Cepat: Menunjukkan sinergi yang kuat antara permintaan masyarakat, pengawalan legislatif, dan eksekusi eksekutif.
Hillary menegaskan bahwa dirinya akan terus memantau pengerjaan proyek tersebut agar hasilnya maksimal dan tahan lama. Ia berharap pola komunikasi yang responsif antara Gubernur dan anggota dewan terus terjaga demi kepentingan publik.
”Sebagai anggota dewan, tugas saya adalah menyuarakan apa yang menjadi keresahan warga di bawah. Ketika Gubernur mengeksekusinya dengan cepat, tentu ini harus kita apresiasi. Saya akan terus mengawal agar infrastruktur lain di Minahasa Utara dan Bitung juga mendapatkan perhatian serupa,” pungkasnya.







