SULUT, TS – DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dibuat geram dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara. Pasalnya, saat memanggil rapat dengar pendapat antara komisi IV dan Dinas Pendidikan, pihak Dinas Pendidikan tidak membawa lengkap data-data. Alhasil, pimpinan komisi IV DPRD Sulawesi Utara langsung menghentikan rapat untuk kemudian di persiapkan dulu data dari Dinas Pendidikan baru akan dilanjutkan lagi pembahasan.
Diketahui, DPRD sangat concern dengan permasalahan di Dinas Pendidikan Sulawesi Utara. Berbagai masalah yang menerpa dunia pendidikan Sulawesi Utara diharapkan dapat dicarikan solusi.
“Karena ini (pendidikan) sangatlah penting, maka dari itu jangan asal-asalan soal pendidikan,” Ucap Vonny Paat dalam rapat tersebut.
Vonny pun warning kepala dinas Grace Punuh untuk merespon kegelisahan masyarakat soal pendidikan. “Ini semata-mata untuk generasi kita. Jika kita saja tidak serius, bagaimana generasi kita nantinya,” Tambah Vonny.
Sementara itu, Sekertaris komisi Cindy Wurangian juga menyesalkan ketidaksiapan dinas pendidikan untuk menyiapkan data sebagai bahan evaluasi DPRD. Wurangian pun dengan tegas menyampaikan bahwa pihak dinas pendidikan perlu dievaluasi.
“Ibu kadis, ini jadi bahan evaluasi bagi kami. Dunia pendidikan ada di tangan ibu kadis dan jajaran,” Ucapnya.
Sementara itu, kadis pendidikan memohon maaf atas kelalaian pihak dinas pendidikan atas data yang belum bisa diberikan. Sebelumnya kadis menyebut bahwa dirinya telah menyampaikan kepada pejabat berwenang untuk menyiapkan tapi tidak disiapkan.
“Kami mohon maaf, berikut akan kami siapkan,” Ucap kadis.
Untuk diketahui bahwa DPRD sedang mengevaluasi capaian dari dinas Pendidikan. Bahkan beberapa waktu lalu, anggota DPRD Melky Pangemanan sempat mengkritik sekolah-sekolah di Sulawesi Utara yang belum dan tidak terakreditasi. Melky mempertanyakan perihal pengawasan dinas pendidikan untuk sekolah-sekolah yang tidak terakreditasi. (Falen)







