​MEP Resmi Serahkan Berkas Pencalonan Ketua DPD I Golkar Sulut

SULUT, TS – Michaela Elsiana Paruntu (MEP) memastikan diri ikut bertarung dalam kontestasi pemilihan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI. Proses registrasi dilakukan langsung di Sekretariat DPD I Golkar Sulut, Jalan Martadinata, Manado, pada Jumat (10/4/2026) malam.

​Langkah politik Wakil Ketua DPRD Sulut ini menegaskan komitmen totalnya dalam bursa pemilihan internal. Saat mendaftar, MEP tampak didampingi oleh anggota DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), serta dikawal oleh jajaran pengurus DPD I dan delegasi dari 11 DPD II kabupaten/kota se-Sulut.

​Tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 WITA, MEP langsung menyerahkan dokumen persyaratan kepada Ketua Steering Committee (SC) Abler Bentian, yang didampingi Sekretaris SC Micky Lumingas serta perwakilan DPP Partai Golkar, Nurmansyah.

​Micky Lumingas selaku Sekretaris SC memastikan bahwa semua dokumen yang diterima bakal diperiksa secara ketat sesuai regulasi organisasi sebelum diproses lebih lanjut ke arena Musda.

​“Pendaftaran dibuka hingga pukul 20.00 WITA. Berkas yang masuk akan segera diverifikasi untuk kemudian disampaikan dalam forum Musda XI Partai Golkar Sulut,” jelasnya.

​Ketika menemui awak media pasca-pendaftaran, MEP memaparkan visi strategisnya jika kelak diberi mandat menakhodai Golkar Sulut. Salah satu poin krusial yang ia suarakan adalah kesetiaan mutlak pada arah kebijakan partai serta kepatuhan penuh terhadap arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

​Di samping itu, MEP mengusung target besar untuk mendongkrak perolehan kursi Beringin di semua tingkatan, mulai dari DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota.

​“Tugas utama kami adalah membesarkan partai. Standar yang telah dibangun harus kita lampaui melalui kerja-kerja politik yang terukur dan sistematis,” ujar MEP optimistis.

READ  Petani Bawa Aspirasi ke DPRD Sulut, MEP Terima Langsung

​Mengenai manajemen waktu antara aktivitas politik dan dedikasinya di pelayanan gereja, MEP meyakinkan publik bahwa esensi kepemimpinan terletak pada kapasitas mengoordinasikan berbagai amanah secara proporsional.

​“Tuhan memberikan tanggung jawab, sekaligus kemampuan. Saya tahu kapan harus bekerja di pemerintahan, kapan bersama partai, dan kapan melayani di gereja,” jelasnya.

​Menutup sesinya, MEP memberikan sinyalemen kuat bahwa ia siap membawa narasi baru yang lebih segar bagi Golkar Sulawesi Utara lewat representasi kepemimpinan milenial yang adaptif serta visioner.

​“Kita beda generasi. Saatnya kita buktikan apa yang bisa diperbuat generasi milenial untuk kejayaan Partai Golkar,” pungkasnya tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *