Minut Satu-satunya Kabupaten yang Mendapat Penghargaan DTPK Terbaik dalam Pemenuhan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan oleh Kemenkes RI

JAKARTA, TS – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H., kembali menorehkan prestasi nasional, kali ini prestasi yang diterima dalam bidang layanan kesehatan.

Kabupaten Minahasa Utara menerima penghargaan Kategori Pemerintah Daerah DTPK (Daerah Terpencil, Perbatasan dan Kepulauan) Terbaik dalam Pemenuhan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tahun 2023 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta, Kamis (02/11/23).

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas Kebijakan pola distribusi tenaga kesehatan dan dokter di seluruh fasilitas kesehatan dan puskesmas di seluruh wilayah termasuk kepulauan di Minahasa Utara, dan Kemenkes RI menilai Minut adalah yang paling lengkap.

Prestasi tersebut sejalan dengan upaya pemenuhan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati dalam meningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang termasuk bidang layanan kesehatan di Minahasa Utara dan menorehkan prestasi tingkat Nasional.

Kategori penghargaan ini adalah satu-satunya di Indonesia diberikan kepada Kabupaten Minahasa Utara oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin yang diterima langsung oleh Bupati Joune Ganda dalam acara Penerimaan Penghargaan dalam mendukung transformasi SDM Forum Komunikasi Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan Tahun 2023.

Dalam sambutannya, Menteri Budi menjelaskan bahwa pengadaan gedung dan sarana prasarana kesehatan adalah hal yang lebih mudah dihadirkan dibanding dengan keberadaan tenaga kesehatan itu sendiri.

Ia menjelaskan, Indonesia saat ini memiliki masalah dari sisi produksi tenaga kesehatan, seperti dokter spesialis dan dokter umum.

Ini bisa dilihat dari angka kelulusan tenaga medis dari universitas di Indonesia yang hanya berada di angka 12.000 dokter per tahun, sangat jauh dari standar kelulusan sebanyak 30.000 dokter per tahun.

“Saya keliling ke 300 sampai 500 Puskesmas di Indonesia, tidak ada satupun puskesmas yang dokter spesialisnya lengkap. Selain menjawab mengenai produksi, ini juga menjawab mengenai distribusi. Makanya saya ingin agar ada solusi seperti dibukanya fakultas kesehatan di universitas-universitas. Pemerintah India juga mengirim puluhan ribu dokter ke sejumlah negara untuk belajar kedokteran dan bisa dapat kelulusan 10 sampai 15 ribu per tahun dan itu dibiayai negara. Terobosan seperti itu sangat diperlukan karena kalau tidak, maka semua sarana prasarana yang sudah diberikan tidak bisa dimanfaatkan,” pungkas Menkes Budi.

Penghargaan dari Kemenkes RI, disambut antusias oleh Bupati Minut Joune Ganda. Apalagi, Minahasa Utara menjadi satu-satunya kabupaten dan kota di Indonesia yang menerima penghargaan tersebut.

“Kementerian Kesehatan menilai bahwa pemenuhan SDM tenaga kesehatan dan dokter di seluruh fasilitas kesehatan sampai puskesmas di Minut adalah yang paling lengkap. Dan ini tidak direncanakan. Tapi juga kepada Pak Menteri saya sampaikan bahwa program ini sebenarnya memang kita lakukan dalam rangka pemenuhan visi misi terutama pencapaian misi nomor satu yaitu peningkatan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Minut,” ujar Bupati Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda juga bangga atas keberhasilan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dr Stella Safitri bisa diundang sebagai narasumber dalam talk show yang digelar Kemenkes RI.

“Dalam talk show tersebut, Kadis Kesehatan Minut memberikan best practice yang diikuti stakeholder terkait dan juga akademisi yang hadir, baik rektor maupun dekan dari beberapa universitas terkenal di Indonesia. Ini merupakan suatu kebanggaan,” tambah orang nomor satj di Tanah Tonse itu.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dr Stella Safitri mengapresiasi kebijakan yang diambil Bupati Minut Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung terhadap pola distribusi tenaga kesehatan.

“Jadi bukan hanya di perkotaan saja, di Minut pemerintah daerah bisa memenuhi kebutuhan tenaga kesehatannya sampai ke daerah di kepulauan sehingga Kemenkes menilai, capaian pemenuhan nakesnya Minut terbaik dibanding daerah lain. Termasuk PKM Tinongko yang kebutuhan nakesnya terpenuhi seperti dokter umum, dokter gigi, perawat dan lain-lain,” urai Safitri.(Falen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *