SULUT, TS – Mengawali hari kerja usai cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara langsung tancap gas menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, Rabu (25/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulut ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, dr. Fransiscus Andi Silangen. Agenda utama pertemuan ini adalah mendengarkan pemaparan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, terkait realisasi anggaran dan capaian program kerja sepanjang tahun 2025.
Dalam pidatonya, Gubernur Yulius menekankan bahwa tahun 2025 merupakan periode transisi penting untuk meletakkan “fondasi peradaban bagi generasi masa depan Sulawesi Utara melalui visi kemajuan, kesejahteraan, dan keberlanjutan.”
Momentum ini menjadi wadah evaluasi bersama guna menakar sejauh mana target Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) telah diimplementasikan demi kepentingan rakyat.
Gubernur memaparkan performa keuangan daerah yang cukup stabil:
- Pendapatan Daerah: Terealisasi sebesar 96,38 persen (Rp3,65 triliun) dari target Rp3,78 triliun.
- Belanja Daerah: Terserap 91,36 persen dari alokasi Rp3,63 triliun.
Anggaran tersebut diprioritaskan untuk stimulus ekonomi dan menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal meskipun dilakukan efisiensi pada pos non-prioritas.
Beberapa poin keberhasilan yang dipaparkan Gubernur di hadapan anggota dewan antara lain:
- Keadilan Sosial: Kehadiran layanan listrik 1×24 jam di enam pulau wilayah Sulawesi Utara.
- Pendidikan: Pembangunan SMA Taruna Nusantara di Langowan serta revitalisasi 50 sekolah.
- Ekonomi Internasional: Pembukaan rute penerbangan baru Seoul-Manado dan Taipei-Manado, memantapkan posisi Sulut sebagai hub logistik dunia.
- Ketahanan Pangan: Optimalisasi 2.000 hektare lahan padi dan Gerakan Pangan Murah di 190 titik.
Gubernur menegaskan bahwa meski menghadapi tantangan fiskal, pemerintah tetap berkomitmen penuh melalui kinerja yang berintegritas
“prinsip satu komando dan semangat petarung untuk memastikan seluruh birokrasi bekerja dengan integritas tinggi,” sambut Gubernur dalam pidatonya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan Forkopimda atas sinergitas yang menjadi kunci lompatan pembangunan.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, jajaran Forkopimda, serta pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemprov Sulut. Setelah penyampaian ini, DPRD dijadwalkan akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas lebih dalam dokumen LKPJ tersebut. (Falen)




