Dalam Rangka Festival Merek 2023, Rumah Detensi Imigrasi Manado Mengikuti Webinar Series/IP Talks

SULUT, TS – Dalam rangka penutupan tahun 2023 sebagai Tahun Tematik Merek dan pencanangan tahun 2024 sebagai Tahun Indikasi Geografis, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, unit kerja Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual menyelenggarakan serangkaian acara yang salah satunya adalah Webinar Series/ IP talks.

Sebagai pembuka rangkaian, IP talks hari ini mengusung tema “UKM Nation” dengan turut mengundang Brand Adventure Indonesia. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Manado, Paulus Hananto Kuscahyono bersama staf Turut mengikuti kegiatan ini secara virtual zoom (23/10/2023).

Talk show yang membahas mengenai seluk-beluk dunia usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia ini diisi oleh narasumber-narasumber ahli dibidangnya diantaranya Koordinator Pemeriksaan Substantif Merek dari DJKI, Agung Indriyanto, Anggota Bidang Hubungan Pemerintah (MIAP), Risti Wulansari, Founder Cokelatin Signature, Irena Surosoputra, Strategic Business dan management Amero, Richard Robot dan dimoderatori oleh Brand Activist, Arto Biantoro.

Pada kesempatan itu juga, Irena Surosoputro mengungkapkan penyesalan dan kekecewaannya saat mengetahui produk kreasinya yang diberi nama ‘Java Criollo’ telah didaftarkan merek oleh temannya sendiri. Ia merasa bahwa idenya tercuri dan produknya akan dianggap sebagai pengikut produk tersebut. Sehingga dari acara ini, DJKI berharap dapat membangkitkan semangat dan kepercayaan para pengusaha khususnya pelaku UMKM untuk terus berkreasi menciptakan produk unik dengan perlindungan hukum yang jelas.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi Manado, Paulus Hananto Kuscahyono mengungkapkan bahwa kegiatan IP Talks ini sangat berguna bagi masyarakat khususnya yang baru mau terjun ke dunia usaha.

”Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual ini karena bisa memberikan edukasi bagi masyarakat karna IP Talks ini bisa menjadi ruang diskusi bagi praktisi, pelaku industri hingga mahasiswa untuk memahami apa itu merek, syarat dan cara pendaftaran merek, pelanggaran merek, proses hukum terhadap kasus pelanggaran merek, mekanisme penyelesaiannya hingga sejumlah tips agar terhindar dari sengketa dengan membuat Merek harus beda,” ujarnya. (Falen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *