SULUT, TS — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menegaskan bahwa penyesuaian alokasi anggaran dalam Perubahan KUA-PPAS TA 2026 wajib berpatokan pada prinsip money follow program priority.
Prinsip tersebut ditegaskan Gubernur saat menyampaikan penjelasannya pada Rapat Paripurna DPRD Sulut. Langkah ini diambil guna memastikan pengalokasian anggaran yang terbatas dapat difokuskan langsung pada program-program prioritas daerah serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kebijakan anggaran disesuaikan melalui refocusing pada program yang membutuhkan percepatan, serta dialokasikan kembali secara proporsional untuk mendanai kewajiban mengikat dan program prioritas berdaya ungkit tinggi,” tegas Yulius.
Menurutnya, pengelolaan anggaran tidak hanya berorientasi pada besarnya alokasi, tetapi harus memastikan setiap program memiliki dampak yang jelas terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan tersebut juga disusun dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian Sulawesi Utara yang masih menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi Sulut pada Triwulan I 2026 tercatat mencapai 5,54 persen, sementara inflasi berada pada level 2,2 persen.
Capaian tersebut menjadi salah satu fondasi dalam menentukan arah kebijakan fiskal daerah sekaligus menjaga agar program pembangunan tetap berjalan di tengah dinamika anggaran.







