MINAHASA UTARA, TS – Kondisi ruas Jalan Ir Soekarno di Kabupaten Minahasa Utara yang kian memprihatinkan akhirnya mendapat respons serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Setelah sempat menjadi sorotan tajam masyarakat karena dinilai membahayakan dan kerap memicu kecelakaan, titik-titik kerusakan tersebut dipastikan akan segera diperbaiki secara permanen pada tahun 2026 ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulawesi Utara, Deicy Paat, menegaskan bahwa ruas jalan tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi. Ia menjawab keresahan warga yang menuntut langkah cepat pemerintah dalam menangani jalur vital tersebut.
Menanggapi tudingan pembiaran, Deicy menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan sebelumnya. Pada akhir tahun 2025, Dinas PU telah melakukan perbaikan darurat menggunakan material trimix di beberapa titik paling parah.
Namun, upaya tersebut bak “obat sementara”. Tingginya volume kendaraan bertonase besar serta faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kerusakan kembali terjadi dalam waktu singkat.
“Kami sudah melakukan penanganan darurat, tetapi karena beban lalu lintas yang padat dan faktor cuaca hujan yang terus-menerus, kerusakan kembali terjadi. Hasilnya memang menjadi tidak maksimal,” ungkap Deicy Paat, Selasa (20/01/2026).
Kabar baiknya, masa penantian masyarakat untuk jalan yang mulus segera berakhir. Dinas PU Sulut memastikan bahwa anggaran untuk perbaikan permanen telah dialokasikan dalam APBD 2026.
“Anggaran sudah tertata di APBD 2026. Dalam waktu dekat segera dilakukan proses tender,” pungkas Deicy. Setelah proses administrasi rampung, pengerjaan fisik di sejumlah titik kerusakan parah akan langsung digenjot.
Mengingat proses tender masih berjalan dan cuaca di wilayah Sulawesi Utara cenderung hujan, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas Jalan Ir Soekarno.
Pengguna jalan diharapkan bersabar hingga alat berat mulai turun ke lapangan untuk melakukan pemulihan infrastruktur secara menyeluruh. (Falen)







