Penghargaan APDI 2023 Dinilai Mampu Menciptakan Iklim Kompetitif Sehingga Daerah Bisa Kreatif dan Inovatif

Nasional191 views

JAKARTA, TS – Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia (APDI) 2023 yang diselenggarakan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (12/09/2023) malam mendapat respon positif dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mendagri mendukung langkah B-Universe dalam penyelenggaraan pemberian penghargaan APDI 2023 ini.

Dalam sambutannya, Mendagri menegaskan bahwa penghargaan itu dinilai bisa meningkatkan persaingan antardaerah untuk berkembang dan berinovasi guna memajukan daerah masing-masing.

“Saya memberikan penghargaan yang sangat tinggi kepada B-Universe yang memberikan penghargaan kepada kepala daerah karena paradigma kita berubah yakni kepala daerah dipilih oleh rakyat masing-masing. Dan dengan penghargaan ini akan memancing kepala daerah untuk bisa kreatif, inovatif dan membuat iklim yang kompetitif demi daerahnya masing-masing,” ujar Tito dikutip dari Investor id https://investor.id/

Diakui Tito, seleksi yang ketat dalam penghargaan yang diselenggarakan lembaga swasta seperti yang dilakukan B-Universe membuat kepala daerah berlomba untuk bisa menjadikan daerahnya terbaik. “Adanya kegiatan seperti ini yang dilakukan dengan seleksi yang ketat, obyektif dan kredibel membuat kepala daerah berlomba untuk menjadikan daerahnya sebagai daerah yang terbaik,” tegas Tito yang juga tercatat sebagai salah satu anggota dewan juri.

Tito juga melihat beberapa kategori penghargaan yang diberikan oleh B-Universe sudah sesuai dengan kondisi zaman saat ini. “Sudah sesuai, karena saya lihat penghargaan masalah ekonomi, masalah digitalisasi, kemudian masalah pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, layanan publik sudah ada di lingkup penghargaan ini. Dan ada bidang kreasi dan inovatif baru dan ini bisa dilanjutkan ke depan,” papar dia.

B-Universe menggelar malam penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Indonesia atau APDI 2023 di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (12/09/2023) malam. Selain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga berkenan memberikan sambutan, acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri pula oleh puluhan kepala daerah dari seluruh Indonesia.

APDI 2023 merupakan kerja sama B-Universe dengan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Otda Kemendagri) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Acara ini setidaknya dihadiri 21 kepala daerah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia, serta puluhan pemimpin perusahaan penerima penghargaan dalam enam kategori.

Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita mengatakan, acara ini digelar untuk mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah (pemda) sekaligus sebagai pemacu agar para pemda makin meningkatkan inovasi di daerahnya masing-masing. Dewan juri pun melakukan penilaian dengan berbagai parameter yang ditetapkan secara objektif.

“Maka malam ini kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah-pemerintah daerah. Tujuannya agar memacu pemerintah daerah terpilih untuk mempertahankan kinerjanya, dan kepada pemerintah daerah yang belum mendapat apresiasi agar berlomba-lomba mendapatkan apresiasi,” kata Enggar dalam sambutan pada acara APDI 2023 tersebut.

Selain itu, lanjut Enggar, melalui acara APDI ini pula, inovasi dan inisiatif yang ditampilkan pemerintah daerah bisa menjadi kampanye sehat di tahun politik. “Terutama di tahun politik. Ini kampanye positif, karena ini bukan menjelekkan orang lain, tapi di sini pemerintah boleh menunjukan kemampuan dan prestasi yang telah dicapai,” papar Enggar.

Sebelumnya, Wakil Direktur B-Universe Apreyvita Wulansari menjelaskan, proses dan tahapan penilaian dalam rangka APDI 2023 yang diprakarsai Beritasatu.com, salah satu media portal B-Universe ini, telah berlangsung sejak Juni 2023.

“Ada tiga tahap yang kami lakukan. Tahap pertama, seleksi terhadap 548 pemerintah daerah dari provinsi, kabupaten, dan kota berdasarkan PAD (pendapatan asli daerah) dan geografisnya. Kemudian, dicari informasi berdasarkan pemberitaan, informasi kontributor di lapangan, hingga pihak lainnya. Dari seleksi awal ini didapati 115 pemerintah daerah yang dianggap pantas mengikuti APDI 2023,” jelas dia

Tahap kedua, penjurian berkas inisiatif. Pada tahap ini, sebanyak 115 pemerintah daerah diundang untuk mengirimkan berkas inisiatif yang telah dilakukan. Terdapat sebanyak 35 inisiatif yang dimajukan ke tahap selanjutnya, yaitu tahap ketiga, dalam bentuk penjurian virtual.

Penjurian virtual ini, kata Apreyvita, dilakukan secara maraton sejak 14 Agustus 2023 hingga 23 Agustus 2023. Juri yang terdiri atas akademisi, praktisi, dan birokrasi ini mempertajam inisiatif pemerintah daerah yang dihadiri kepala daerah, sekretaris daerah (sekda), hingga kepala dinas terkait.

Para dewan juri tersebut adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Komisaris Utama B-Universe Enggartiasto Lukita, Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, Guru Besar Universitas Trisakti Dadan Umar Daihani, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah Herman Suparman, serta pengajar dan peneliti Binus Business School Wahyu T Setyobudi.

Hasilnya, sebanyak 21 pemerintah daerah berhasil masuk untuk mendapatkan apresiasi dalam enam kategori, yaitu Akselerasi Pembangunan Ekonomi Daerah, Pembangunan Sosial Berkelanjutan, Transformasi Digital Terintegrasi, Mitra Daerah Berkinerja Unggul, Pelayanan Dasar Masyarakat, dan Pemerintah Daerah Inspiratif.

Apresiasi untuk kategori Akselerasi Pembangunan Ekonomi Daerah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Batu. Apresiasi untuk kategori Pembangunan Sosial Berkelanjutan diberikan kepada Pemerintah Kota Surabaya, Kabupaten Kediri, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Bondowoso, dan Kabupaten Trenggalek.

Apresiasi untuk kategori Transformasi Digital Terintegrasi diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Barat, Kota Depok, Kabupaten Gorontalo, dan Kota Malang. Apresiasi untuk kategori Mitra Daerah Berkinerja Unggul diberikan kepada BUMD PT Bumi Siak Pusako dan BUMD PT Bank DKI.

Apresiasi untuk kategori Pelayanan Dasar Masyarakat diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya, dan Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan Apresiasi untuk kategori Pemerintah Daerah Inspiratif diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Kami berharap yang tidak lolos jangan sampai berkecil hati dan tetap terus semangat menjalankan inisiatif terbaiknya. Sedangkan yang mendapatkan apresiasi, semoga inisiatif yang dilakukan dapat menginspirasi daerah yang lain, serta terus memajukan masyarakatnya,” ujar Apreyvita. (Falen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *