SULUT, TS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menetapkan lima sektor fokus belanja dalam draf Perubahan KUA-PPAS TA 2026. Penetapan ini selaras dengan skema penganggaran money follow program priority yang disampaikan Gubernur Yulius Selvanus di hadapan DPRD Sulut.
Pengalokasian fiskal diprioritaskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas serta mempercepat penyelesaian target program strategis daerah.
Adapun, berhasil dihimpun redaksi, program Prioritas Pembangunan Sulut TA 2026 antara lain;
*Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan: Percepatan perbaikan dan konektivitas jalan daerah, fasilitas publik, serta sarana penunjang kawasan produksi.
* Penguatan Layanan Kesehatan Masyarakat:Peningkatan kualitas fasilitas medis, penurunan angka stunting, dan percepatan kesiapsiagaan penanganan wabah.
*Pemberdayaan Ekonomi & Penguatan UMKM: Efisiensi akses permodalan, peningkatan daya saing sektor UMKM, serta diversifikasi usaha ekonomi kerakyatan.
*Pendidikan Berkualitas & Transformasi Digital: Penyiapan sumber daya manusia yang kompetitif lewat penguatan mutu sekolah, pendidikan vokasi, dan sarana digitalisasi pembelajaran.
*Ketahanan Pangan & Pertanian: Penyaluran sarana pendukung produksi (alsintan), penguatan jaringan irigasi, dan stabilitas pasokan bahan pokok daerah.
Melalui alokasi lima program prioritas tersebut, draf Perubahan KUA-PPAS 2026 diarahkan agar struktur anggaran dapat memberikan manfaat konkret dan terukur bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara.







