SULUT, TS – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Paripurna dengan dua agenda strategis pengelolaan keuangan daerah di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut, Senin (21/9/2026). Rapat tersebut membahas Penyampaian dan Penjelasan Ranperda tentang APBD Provinsi Sulawesi Utara TA 2027 sekaligus Pengambilan Keputusan atas Ranperda Perubahan APBD Provinsi Sulawesi Utara TA 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa penyusunan RAPBD 2027 merupakan tindak lanjut Nota Kesepakatan KUA-PPAS yang disepakati bersama pada 14 Agustus 2026 lalu.
Dalam perancangannya, Pemprov Sulut berpedoman pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 dan menerapkan tiga pilar utama tata kelola fiskal, yaitu kehati-hatian, adaptif, dan antisipatif untuk merespons dinamika perekonomian.
Gubernur menjelaskan bahwa angka-angka dalam postur tersebut masih berpeluang mengalami penyesuaian secara transparan mengikuti ketetapan alokasi Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat.
Pemprov Sulut berkomitmen menjaga konsistensi anggaran agar tetap berorientasi pada pemenuhan pelayanan dasar masyarakat dan 8 Prioritas Pembangunan Daerah, sembari terus memperkuat kemandirian fiskal melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah serta skema pembiayaan kreatif.
Terkait penetapan Ranperda Perubahan APBD TA 2026, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Sulut atas saran dan masukan konstruktif selama proses pembahasan bersama.
Perubahan APBD 2026 ini memfokuskan alokasi anggaran pada program pro-rakyat, penanganan kondisi mendesak, wujud solidaritas kemanusiaan, serta efisiensi dan realokasi kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa pengambilan keputusan tersebut bukan sekadar prosedur formal di atas kertas, melainkan wujud komitmen moral dan amanah rakyat Sulawesi Utara.
Seluruh jajaran diajak untuk mengawal implementasinya dengan kerja nyata, kedisiplinan tinggi, integritas, dan rasa tanggung jawab penuh demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.





