SULUT, TS – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memberikan catatan tegas kepada seluruh kepala daerah di 15 kabupaten/kota terkait realisasi anggaran yang dinilai belum optimal. Hal ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) hasil pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) hingga Triwulan III Tahun 2025, di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Selasa (25/11/2025).
Didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Yulius menekankan pentingnya peran pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam memastikan sinkronisasi program pembangunan. Ia menyoroti data pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah yang mengalami perlambatan.
“Data menunjukkan adanya penurunan pertumbuhan ekonomi di beberapa daerah akibat belanja yang belum optimal dan perubahan anggaran. Saya meminta setiap kepala daerah untuk segera melakukan evaluasi mendalam dan percepatan realisasi program,” tegas Yulius dalam arahannya.
Lebih lanjut, Yulius mengingatkan agar jajarannya tidak lengah terhadap isu-isu krusial yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, masalah kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial masih menjadi tantangan nyata yang harus diselesaikan melalui kolaborasi lintas daerah.
“Kolaborasi antar daerah dan optimalisasi potensi lokal adalah kunci untuk mengatasi tantangan ini. Saya mendorong setiap daerah untuk berinovasi dan menciptakan program-program yang tepat sasaran,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyinggung beberapa isu strategis lainnya, termasuk pembukaan lapangan kerja baru dan pembinaan atlet daerah sebagai investasi jangka panjang. Secara khusus, ia juga menyoroti pentingnya legalitas bagi para penambang rakyat.
Yulius mendorong adanya legalisasi penambang rakyat agar aktivitas mereka dapat diatur dan memberikan kontribusi positif, baik bagi perekonomian daerah maupun kesejahteraan penambang itu sendiri, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Menutup arahannya, Yulius mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kinerja dengan semangat gotong royong demi kemajuan Sulawesi Utara.
“Mari kita bekerja lebih cepat, lebih terukur, dan lebih selaras. Dengan semangat gotong royong dan komitmen yang kuat, saya yakin kita dapat membawa Sulawesi Utara menuju kemajuan yang lebih gemilang,” pungkasnya. (Falen)




