SULUT, TS – Dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 61 tahun Provinsi Sulawesi Utara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi menggelar rapat paripurna istimewa, Selasa (23/09-2025). Kegiatan ini dipusatkan di ruang rapat Paripurna DPRD Sulut.
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, dr. Fransiscus Andi Silangen memimpin secara langsung rapat tersebut didampingi para wakil ketua, dr. Michaela Paruntu, Royke Anter dan Stella Runtuwene. Para anggota DPRD juga turut hadir dalam kegiatan. Adapun, seperti sebelum-sebelumnya, nuansa yang ditonjolkan ialah adat dan budaya. Tarpantau para wakil rakyat ini menggunakan pakaian adat asal daerah masing-masing di 15 kabupaten/kota se Sulawesi Utara.
Dalam acara tersebut, tamu undangan disuguhi dengan tampilan dari tim Masamper, Maengket, Musik Bambu dan Tarian Kabasaran yang membuat acara tersebut kental dengan pegelaran budaya khas Sulawesi Utara.
Dalam kesempatannya membawakan sambutan, Gubernur Sulawesi Utara Mayor Jendral TNI (Purn) Yulius Selvanus membeberkan 6 point penting dalam pelaksanaan pembangunan di daerah nyiur melambai ini. Menurutnya bahwa sampai saat ini, Sulawesi Utara telah bertumbuh pesat dan memberikan dampak positif yang signifikan. Sulawesi Utara disebutkan telah hampir keluar dari permasalahan yang selama ini dirasakan.
Namun begitu, dirinya tidak mau jumawa. Ia berharap kedepan untuk mempertahankan torehan positif ini, pemerintah dan DPRD serta Forkopimda harus terus bersinergi untuk sama-sama membangun Sulawesi Utara lebih maju dan terus berkelanjutan.
Ke enam poin yang disampaikan Gubernur tersebut sebagai berikut;
1. Pertumbuhan Ekonomi: Pada Semester I / Triwulan II 2025, ekonomi Sulawesi Utara tercatat tertinggi dibandingkan wilayah lain, mencapai 5,83% dan secara year on year bertumbuh positif 5,64%. Ini didukung oleh investasi yang meningkat pesat, mencapai Rp 5,4 Triliun di semester yang sama. Kita sangat optimis, dengan semangat gotong royong dan optimalisasi potensi yang ada, kita akan mencapai target pertumbuhan hingga 7% di akhir tahun ini.
2. Angka Kemiskinan: Tren angka kemiskinan kita terus menurun dan selalu berada di bawah rata-rata nasional. Di awal tahun 2025, persentase penduduk miskin kita berada di angka 6,71%, jauh di bawah angka nasional 8,47%.
3. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Angka pengangguran kita juga menunjukkan tren penurunan, meskipun masih di atas rata-rata nasional, yaitu 6,03% berbanding nasional 4,76%. Peningkatan investasi dan pengembangan sumber daya alam akan menjadi kunci untuk terus menekan angka ini.
4. Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Sulut terus meningkat dan konsisten berada di atas rata-rata nasional, yaitu 75,68 berbanding 74,20. Ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat kita.
5. Gini Ratio: Angka Gini Ratio kita di tahun 2024 mencapai 0,347, jauh di bawah nasional 0,388. Ini mengindikasikan bahwa kesenjangan pendapatan di Sulawesi Utara termasuk dalam kategori sedang dan terkendali.
6. Inflasi: Berkat kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kita mampu mengendalikan inflasi year on year di Bulan Juli 2025 sebesar 2,37%. Ini adalah bukti nyata sinergi kita dalam menjaga stabilitas ekonomi.
“Dengan segala progress capaian yang ada, kita tidak boleh berpuas diri, mengingat tantangan ke depan masih besar” tutur Gubernur YSK.
Lanjutnya, “Karena itu, bersama Wakil Gubernur Bapak Victor Mailangkay, dan jajaran Pemerintah Provinsi, kami bertekad dalam satu visi strategis, yaitu “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
Ia pun menjelaskan bahwa, “Visi ini adalah cerminan dari komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat fondasi pembangunan yang telah ada, sambil terus menjaga keselarasan dengan kebijakan pemerintah pusat, yaitu RPJMN (Asta Cita) oleh Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.” Jelasnya.
Usai menjabarkan Visi dan Misi dari Pemerintah daerah, Gubernur juga sedikit menyinggung terkait beberapa Persoalan yang sedang di hadapi di Daerah.
Pertama terkait Program Makan Bergizi Gratis, kemudian Swasembada Pangan, Sekolah Rakyat dan Layanan Kesehatan jadi atensi Gubernur.
Tak lupa juga ia mengapresiasi semua stakeholder yang telah bekerjasama dengan Pemerintah daerah bergotong royong dalam membangun Sulawesi utara.
Mulai dari Stakeholder di Pemerintah Provinsi, DPRD Sulut, sektor Swasta, Akademisi, Tokoh Masyarakat dan seluruh rakyat Sulawesi utara secara umum.
“Mari kita bersatu padu dalam satu arah dan tujuan.” Ajak Gubernur.
“Pembangunan adalah sebuah perjalanan panjang yang tiada akhir. Mari kita wujudkan arah pembangunan ini dengan penuh semangat, dedikasi dan komitmen kuat bersama. Mari kita tunjukkan bahwa Sulawesi Utara adalah provinsi yang tangguh, dan progresif. Mari kita jadikan peringatan HUT ke-61 ini sebagai momentum untuk lebih mempererat tali persaudaraan dan menyatukan tekad, agar kapal besar bernama Provinsi Sulawesi Utara ini dapat terus berlayar, menembus samudera tantangan, dan akhirnya mencapai tujuannya, yaitu Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Tutup YSK. (Adv/Redaksi)















